Live Review: Tiba-Tiba Suddenly Konser

tumblr_od0v5t0zwp1qc5agao1_500
via: oomleo.tumblr.com

Efek Rumah Kaca menggelar sebuah konser dadakan bertajuk, “Tiba-Tiba Suddenly Konser” pada tanggal 5 September kemarin. Acara tersebut diselenggarakan oleh rururadio, yang masih berada di bawah naungan ruangrupa.

Sebuah konser yang menurut saya spesial karena diselenggarakan satu hari sebelum Cholil kembali ke negeri Paman Sam, dan dengan formasi lengkap Efek Rumah Kaca. Jujur saja, saya belum pernah menyaksikan Efek Rumah Kaca bermain full team secara langsung. Jadi bagi saya ini sangat spesial. Hehe.

Acara tersebut dimulai pukul 8 malam di Gudang Sarinah, Pancoran. Saya pikir, acara ini tidak akan terlalu ramai karena diadakan mendadak dan diawal minggu. Tapi ternyata saya salah. Saat saya sampai di Gudang Sarinah sekitar pukul setengah 8 malam, Gudang Sarinah sudah dipenuhi oleh lautan manusia.

Menurut akun instagram Efek Rumah Kaca, ada 1.313 orang yang hadir di acara tersebut. Dan saya, merasa bangga telah menjadi salah satu bagian dari mereka.

Dengan antrian yang sangat panjang, sempat ada kabar buruk dari seseorang yang ada di depan saya. Tiket sudah terjual habis, katanya. Mendengar itu, segelintir orang memutuskan untuk keluar dari antrian dengan wajah pasrah dan kecewa. Tapi saya tetap mengantri. Karena menurut saya, tidak mungkin lautan manusia yang hadir ini ditelantarkan begitu saja.

Dan saya benar akan hal itu. Setelah Efek Rumah Kaca memainkan dua buah lagu; Merah dan Biru, panitia acara mengizinkan kita semua untuk masuk ke dalam tanpa tiket, tapi tetap harus bayar. Bagi saya, dan pastinya semua orang yang mengantri bersama saya saat itu, hal itu bukanlah sebuah masalah. Karena yang terpenting bisa masuk ke dalam dan menikmati acaranya.

Di dalam, suasananya sangat panas namun semua orang terlihat senang dengan acaranya. Cholil dan kawan-kawan bermain setara dengan penonton alias bukan di atas panggung. Jadi para penonton di bagian depan sampai tengah harus duduk dan yang mendapat bagian di belakang harus berdiri.

Efek Rumah Kaca tidak bermain sendirian. Ada juga kolaborator-kolaborator yang ikut meramaikan acara, seperti: AriReda, Gerald Situmorang, Ade Paloh, oomleo, Puti Chitara, Bin Harlan, Danilla, Saleh Husein, Mondo, dan Sari Sartje.

Acara pun ditutup dengan lagu Cinta Melulu. Sampai disini, energi para penonton masih juga belum habis. Justru mereka yang tadinya duduk menonton, langsung berdiri, kita ber-sing along bersama, dan ada juga yang melompat-lompat.

Sekian cerita tentang pengalaman saya menyaksikan konser dadakan Efek Rumah Kaca. Semoga masih banyak konser-konser seru lain yang akan datang nantinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s